Surabaya – PS TNI hanya mampu menuai hasil setara 1-1 dari Persebaya Surabaya di babak Grup C Piala Presiden. PS TNI grogi.

Dalam pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo, Kamis (18/1/2018), PS TNI gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Sudah memimpin pertandingan 1-0 lebih dulu lewat gol yang diciptakan Manahati Lestusen, PS TNI membiarkan Persebaya menyamakannya lewat gol Pahabol.

“Faktornya seperti saya bilang tadi banyak pemain yang nervous karena pemain kedua belas disini, lapangan juga baru, jadi sedikit nervous saya pikir,” kata pelatih PS TNI, Rudy Eka Priyambada, usai pertandingan.

“Biasanya kita bermain tanpa penonton, kini disaksikan ribuan penonton,” ujarnya.

Rudy menyampaikan pada babak pertama permainan timnya kurang berkembang karena para pemainnya tidak bermain dengan instruksinya yaitu dengan bermain bola-bola pendek.

“Biasanya mereka bermain dengan instruksi kita, hari ini PS TNI bermain dengan long ball long ball, itu yang harus saya rubah,” ujarnya.

Tapi, Rudy juga memuji determinasi tinggi para pemain tuan rumah yang terus menyerang meski dengan sepuluh pemain.

“Sebenarnya kita kalau bisa menyerang dengan baik pasti kita bisa cetak gol lebih banyak, tapi memang rejekinya segitu,” kata Rudy.

(prs/fem)


NO COMMENTS