Bandung – Pihak Polres Bandung belum mengeluarkan izin laga Persib Bandung versus PS TNI akhir pekan ini, terkait surat berbeda dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan Komisi Disiplin PSSI.

Seperti diketahui, saat ini Persib sedang menjalani hukuman kandang sebagai buntut kericuhan yang terjadi di Gelora Bandung Lautan Api saat menjamu Persija Jakarta lalu.

Komdis PSSI sudah menetapkan bahwa Bobotoh tidak boleh mendukung Persib Bandung secara langsung di dalam stadion selama lima laga, salah satunya ketika menjamu PS TNI akhir pekan ini.

Akan tetapi, Kapolres Bandung AKBP M. Nazly Harahap, melalui Kabag Ops Polres Bandung Kompol Widi Setiawan, menyatakan adanya kesimpangsiuran sanksi tersebut setelah menerima dua surat dengan isi berbeda dari Komdis PSSI dan PT LIB selaku operator liga. Berdasarkan surat yang diterima Polres Bandung, PT LIB memperbolehkan pertandingan digelar dengan disaksikan penonton, tapi tanpa mengenakan atribut Persib. Sedangkan surat dari Komdis PSSI menyatakan bahwa laga Persib kontra PS TNI digelar tanpa penonton.

“Kami akan konfirmasikan dulu ke Panpel maupun PSSI. Jangan sampai nanti saat pelaksanaan malah membingungkan masyarakat yang akan menonton ke Jalak Harupat,” kata Widi kepada wartawan di Mapolres Bandung, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (3/8/2017).

Terkait perizinan untuk laga tersebut, tambah Widi, Panpel pertandingan Persib telah mengurusnya. Namun demikian, Polres Bandung masih belum mengeluarkan rekomendasi izin untuk pertandingan tersebut.

“Masih terus kami rapatkan. Kami menunggu kejelasannya baik dari Panpel, PT LIB, maupun PSSI, karena kami tidak mau gegabah dan antisipasi terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.

PSSI sendiri, melalui Sekjen Ratu Tisha Destria, sebelumnya telah menegaskan bahwa hukuman Persib adalah bertanding tanpa penonton. Hal itu dikatakannya untuk meluruskan anggapan bahwa bobotoh masih bisa mendukung Persib di stadion asalkan tanpa atribut klub.

(krs/nds)


NO COMMENTS