Bekasi – Persib Bandung gagal meraih poin di kandang Bhayangkara FC setelah menelan kekalahan 0-2. Pelatih Djajang Nurjaman pun mengaku siap dievaluasi akibat hasil buruk Maung Bandung.

Bertandang ke Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Minggu (4/6/2017), Persib takluk karena tak bisa membalas dua gol Bhayangkara FC yang dicetak oleh Paulo Sergio Moreira Goncalves dan Ilham Udin Armaiyn.

Kekalahan dari Bhayangkara membuat Persib untuk keempat kalinya secara berturut-turut tak mendapat kemenangan. Mereka sebelumnya bermain sebanding dengan Semen Padang dan Borneo FC kemudian dikalahkan Bali United.

Persib kini turun ke urutan ke-11 di klasemen sementara Liga 1 dengan perolehan 13 poin dari sembilan laga. Mereka berjarak tujuh poin dari PSM Makassar yang menjadi pemuncak klasemen.

Djajang membenarkan timnya memang bermain jelek pada laga melawan Bhayangkara FC. Dia siap andai dipecat Persib.

“Saya membenarkan Persib main jelek, kami tumbang. Saya siap untuk dievaluasi oleh klub dan saya siap untuk dipecat,” kata Djanur dalam konferensi pers usai laga, Minggu (4/6/2017) malam WIB.

Pelatih yang akrab disapa Djanur itu juga mengklaim bahwa timnya tidak bermain lambat di laga kali ini. Baginya, karena hasil ini berakhir dengan kekalahan, semua menjadi salah untuk Persib.

“Sejujurnya di tim kami tidak main lambat, tapi karena hasilnya tumbang semua jadi salah untuk kami. Dari awal padahal kami main cepat dan ngotot. Persib ini adalah tim juara bertahan (ISL 2014). Mantan juara tumbang dua kali bukan hal yang besar, beda dengan tim lainnya,” tegas Djanur.

(mfi/raw)


NO COMMENTS