JakartaMenteri Pemuda dan Sport, Imam Nahrawi, memberi izin andai Persija Jakarta ingin menjamu Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Tapi ada syaratnya.

Laga melawan Persib merupakan laga kandang terakhir buat Persija di Liga 1 musim ini. Ada harapan dari Direktur utama Macan Kemayoran, Gede Widiade, kalau Macan Kemayoran bisa bertanding di SUGBK saat menghadapi Persib pada 3 November mendatang.

Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPK GBK) sendiri juga menerima usulan tersebut. Apalagi, mereka ingin ada ujicoba venue SUGBK secara riil.

Namun di sisi lain perlu ada keputusan dari pihak keamanan mengingat dua tim tersebut punya rivalitas yang mendarah daging sehingga potensi ricuh bisa terjadi.

Imam yang diminta pendapatnya mengatakan tak masalah jika Persija ingin menggunakan SUGBK. Namun dia mengingatkan untuk berkomunikasi dengan yang lebih dulu dengan pengelola GBK.

“Bicara ke teknisi, ke pengelola GBK, apakah sudah layak atau tidak. Jangan sampai soal security belum selesai,” kata Imam di JIEXPO Kemayoran, pada Jumat (6/10/2017).

“Karena sesungguhnya, ketika GBK digunakan, itu bisa dijadikan sebagai tes even, uji coba. Tapi apakah GBK sudah layak. Karena ada banyak sistem yang berlaku di sana,” ujar dia kemudian.

“Seperti mulai dari tiket kursi bernomor, sampai face detection. Saya kira yang menjawab ini pihak GBK.”

“Saya senang-senang saja sekaligus uji coba. Tapi jangan sampai infrastruktur yang belum selesai sampai terganggu. Prinsip tidak ada masalah. Sekaligus uji coba, rukun atau tidak kita ini. Jakarta- Bandung ini. Tapi insya Allah rukun. Saya yakin,” Imam menuturkan.



(mcy/cas)


NO COMMENTS