Bandung – Arema FC berhasil menahan ambisi Persib Bandung unggul di hadapan bobotoh di laga pertamanya. Raihan satu poin sudah memenuhi target pelatih Arema Aji Santoso.

Tampil di hadapan tekanan ribuan bobotoh, Arema menahan setara Persib 0-0 dalam laga di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (15/4/2017) malam WIB. Arema meladeni permainan terbuka Persib dan beberapa kali mampu memberikan ancaman serius.

“Satu hari sebelum pertandingan, saya mengatakan Arema akan bermain menyerang dan paling tidak mendapatkan satu poin. Saya menepati janji itu,” kata Aji seusai pertandingan.

Selama 90 menit pertandingan, beberapa kali Cristian Gonzales dan kawan-kawan merepotkan penjagaan Persib. Bahkan Arema sempat menciptakan gol melalui kaki Gonzales di menit ke-38, namun dianulir karena lebih dulu berada di posisi offside.

Aji pribadi kurang sepakat dengan keputusan wasit, menilai Gonzales dalam posisi onside. Terlepas dari itu, performa ‘Singo Edan’ disebutnya sudah menjanjikan dan positif.

“Gol Gonzales tidak berbau offside. Tapi anak-anak sudah tampil bagus, berani menekan, dan memiliki kesempatan. Hasil satu poin, bukan hasil jelek,” katanya.

Selain bermain menyerang, Aji memuji anak asuhnya tampil disiplin di lini penjagaan. Beberapa serangan Persib melalui sayap dapat dipatahkan para pemain Arema.

Febri Haryadi yang dikhawatirkan bisa menjadi ancaman besar lewat kecepatannya, mampu diredam oleh Johan Alfarizi.

“Memang kami mengantisipasi kecepatan sayap kiri dan kanan Persib, apalagi yang saya takutkan Febri. Tapi Alhamdulilah, pemain mereka tidak banyak mendapat kesempatan. Dari (Kurnia) Meiga sampai ke depan menjalankan instruksi saya,” katanya.

(raw/mfi)


NO COMMENTS