Kuala Lumpur – Pelatih tim nasional Indonesia Luis Milla menilai laga melawan Malaysia berjalan ketat dan menarik. Hanya saja Indonesia menyerah tajam dari tuan rumah.

Indonesia menyerah 0-1 saat menghadapi Malaysia di Stadion Shah Alam, Sabtu (26/8/2017) malam, di semifinal SEA Games 2017. Satu-satunya gol yang bersarang di gawang Satria Tama dicetak oleh Thanabalan Nadarajah di menit ke-85.

Pertandingan berjalan ketat dengan kedua tim sama-sama punya sejumlah peluang bagus mencetak gol. Indonesia sebenarnya punya kans apik dari Ezra Walian, tapi gagal diselesaikan karena bola terebut di saat terakhir.

Sementara Malaysia terlihat berbahaya dari situasi-situasi bola mati. Milla menilai Indonesia sudah tampil baik, tapi menyerah dalam detail-detail kecil.

“Kita bisa lihat tadi dua tim yang punya permainan menyerang berbeda, di mana Malaysia di sini punya gaya yang sangat berbahaya ketika situasi bola mati. Kenapa? Karena mereka punya pemain dengan fisik yang bagus,” ungkap Milla.

“Dan seperti yang kita lihat, golnya tercipta di menit ke-85. Tapi sebelum gol itu kita punya opsi. Opsi untuk memimpin, opsi untuk mencetak gol. Kita bisa lihat tadi Ezra punya peluang bagus untuk mencetak gol, Febri (Hariyadi) juga.”

“Tapi bisa saya katakan bahwa pertandingan kali ini peluangnya merata 50-50, dua tim bermain bagus. Dia yang bisa memanfaatkan peluang, dialah yang unggul,” imbuh Milla.

Indonesia selanjutnya akan menghadapi Myanmar di perebutan tempat ketiga alias medali perunggu, Selasa (29/8) mendatang.

(raw/mfi)


NO COMMENTS