Makassar – Kekalahan 1-5 Persipura Jayapura dari PSM Makassar diakui sang pelatih, Liestiadi, tak lepas dari mental timnya yang jatuh usai Marinus Mariyanto diusir wasit.

Persipura menghabiskan hampir seluruh pertandingan di Stadion Andi Matalatta, Sabtu (3/6/2017), dengan 10 orang. Persipura sudah harus kehilangan Marinus Mariyanto saat laga baru berjalan dua menit karena menanduk pemain PSM, Reva Adi Utama.

“Mental pemain kami drop sejak menit awal, kekurangan pemain juga membuat stamina pemain cepat habis, kami kewalahan menghadapi tuan rumah, ini menyakitkan,” ujar Liestiadi dalam keterangan pers usai pertandingan, di media center Stadion Andi Matalatta, Makassar, Sabtu (3/6/2017).

Meski demikian, Liestiadi enggan menyalahkan wasit Abdul Rahman Salasa yang mengusir Marinus Mariyanto setelah menanduk Reva Adi Utama.

“Kepemimpinan wasit no comment, ini kesalahan pemain kami dan menjadi pelajaran untuk melakukan kontrol emosi, pertandingan masih panjang, kami ke sini bukan untuk jalan-jalan, target kami raih poin, minimal seri,” pungkas Liestiadi.

Pemain tengah Persipura, Imanuel Wanggai, juga mengiyakan kekalahan timnya dan menyebut PSM sangat pantas untuk unggul.

Sementara itu, pelatih PSM Robert Rene Albert menybut klubnya seharusnya bisa mencetak lebih dari 5 gol. Bagi PSM, ini adalah kemenangan pertama atas Persipura sejak 12 tahun terakhir di Liga Indonesia.

(nds/din)


NO COMMENTS