Sleman – Timnas Puerto Riko diuntungkan dengan postur yang lebih tinggi daripada timnas Indonesia U-22. Meski begitu, Puerto Riko mewaspadai kecepatan tim lawan.

Puerto Riko akan menjadi lawan Indonesia dalam pertandingan ujicoba di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, pada Selasa (13/6/2017) malam WIB.

“Ya, [itu] jelas keuntungan. Itu adalah salah satu kekuatan kami. Meski begitu, kami jelas harus menyerang dan kami harus bertahan dengan baik karena lawan kami akan sangat cepat,” ungkap penjaga gawang Puerto Riko Cody Laurendi, dalam konferensi pers di The Alana, Senin (12/6).

“Bisa dibilang postur kami bisa dimanfaatkan untuk set-piece, tapi kami tidak boleh terlalu percaya diri, terlalu mengandalkan tinggi badan, karena di sepakbola apapun bisa terjadi. Pemenangnya besok adalah tim yang bermain lebih baik,” timpal bek sekaligus kapten Emmanuel D’Andrea.

Secara posisi pun, Puerto Riko lebih baik. Tim yang diasuh Carlos Garcia Cantarero ini menempati urutan 133 sedangkan Indonesia jauh di bawahnya, tanggak ke-175.

“Yang kami cari di laga besok adalah kami ingin melanjutkan latihan kami, pekerjaan kami,” ujar Cantarero.

“Puerto Riko memang tidak memiliki turnamen yang dekat, tidak seperti Indonesia yang akan menjalani kualifikasi Piala Asia dan SEA Games. Yang akan kami sasar adalah jangka panjang, seperti yang dikatakan Luis Milla bahwa kami ingin membentuk tim nasional yang kuat.”

(rin/cas)


NO COMMENTS