Bogor – Ivan Kolev menyebut PS TNI dalam kondisi yang tidak normal saat tumbang dari Persija Jakarta. Pelatih PS TNI itu menilai timnya main bagus, tapi tidak unggul.

Bermain di Stadion Pakansari, Kamis (8/6/2017) malam WIB, PS TNI tumbang 0-2 dari Persija. Hasil itu merupakan kekalahan pertama PS TNI di laga kandang dalam laga Liga 1.

Gol-gol yang bersarang ke gawang Teguh Amiruddin tercipta lewat tendangan bebas, yang dieksekusi oleh Bruno Lopes pada menit ke-25 dan Ramdani Lestaluhu di menit ke-63.

Seusai laga, Kolev mengkalim bahwa anak asuhnya sebetulnya main bagus dibandingkan Persija. Namun, dua gol bola mati dan penyelesaian akhir yang buruk jadi faktor utama timnya tumbang. Hal itupun disebut tidak normal.

“Kami tumbang di pertandingan ini, selamat untuk Persija. Tapi, kalau lihat permainan, saya pikir kami lebih baik, tapi hasil akhir berbeda,” kata Kolev.

“Kami kemasukan dua gol dari bola mati, penyelesaian akhir juga jadi kelemahan kami. Saat menyerang tidak bagus, kami harus buat kesimpulan akan masalah ini, karena tidak normal kalau kami main bagus tapi hasilnya malah tumbang,” sambungnya.

Kolev juga menyayangkan permainan Steven Imbiri yang jauh dari ekspektasi. Padahal, mantan pemain Persiram Raja Ampat itu diharap bisa memberi umpan terobosan dan main agresif.

“Steven Imbiri saya mainkan karena untuk bikin umpan terobosan dan main agresif, tapi dia malah selalu mainkan bola ke belakang, tidak buat terobosan, dan dia tidak agresif, maka dari itu saya ganti dia. Kami tak bisa cetak gol karena kurang agresif dan tidak ada dukungan dari lini pemain tengah,” tambah mantan pelatih timnas Indonesia itu.

(mfi/nds)


NO COMMENTS