Jakarta – Bagi Kim Kurniawan, sepakbola adalah hidup dan mati. Padahal sebelum terjun sepenuhnya di sport tersebut dia nyaris mengayun raket jadi atlet tenis.

Kim lahir di Muehlacker, Jerman, negara dengan kultur sepakbola yang sangat ketal. Ayahnya asal Indonesia bernama Petrus Kurniawan. Ibunya, Uschi, berkewarganegaraan Jerman.

Lahir dan tumbuh besar di negara sepakbola membuat sport itu jadi pilihan hidup Kim sejak kecil. Apalagi kakek Kim menyandang status legenda sepakbola Indonesia dan Persija Jakarta, Kwee Hong Sing.

Foto: Muhammad Ridho

Perjalanan sepakbola Kim dimulai saat dia memperkuat klub lokal, Karlsruher, pada 1996. Kim kecil mencoba mewujudkan mimpinya menjadi pesepakbola top seperti kebanyakan anak-anak Jerman lainnya.

“Tidak tahu juga awalnya seperti apa, memang dari kecil suka main bola. Kakek saya juga pemain bola, mungkin karena papa saya nggak jadi pemain bola, dia ingin anaknya yang meneruskan jadi pemain bola. Jadi saya di masukin ke dalam SSB (sekolah sepakbola) saat usia 4 tahun. Saya sampai 19 tahun tinggal di Jerman,” ujar Kim dalam perbincangan dengan detikSport beberapa waktu lalu di Bandung.

Perjalanan awal Kim sebagai pesepakbola tidak bisa dibilang mulus. Dia sempat ‘digoda’ cabang sport tenis. Apalagi dia terbilang oke dalam urusan mengayun raket.

“Di usia 6 tahun saya ikut sport tenis dan sepakbola. Kemampuan saya di keduanya terhitung bagus, jadi saya disuruh memilih di antara keduanya.
‘Kamu mau jadi pemain tennis atau jadi pemain bola?’. Saat itu saya di masukin ke dalam SSB tambahan. Di SSB tambahan itu dilihat sama pelatih dari klub profesional di Jerman,” sambungnya.

“Nah, saat itu di usia 6 tahun saya diambil sama pelatih. Di usia 6 tahun saya udah masuk ke tim junior dari klub profesional di Jerman. Jadi buat saya ya, ‘Ah yaudah, ambil sepakbola saja.”

[Ikutan Instagram Competition, dan Dapatkan OPPO F3 Selfie Expert]

Memilih jalan hidup sebagai pesepakbola membawa Kim kembali ke tanah kelahiran ayahnya di Indonesia. Sempat memperkuat FC 07 Heidelsheim, dia kemudian dikontrak Persema Malang, berseragam Bandung Raya, dan akhirnya kini membela Persib Bandung.

Ingin tahu lebih banyak soal Kim dan kariernya di lapangan hijau? Tentang cedera yang nyaris merenggut kariernya. Ikuti terus ceritanya di sini.

()


NO COMMENTS