Bekasi – Persija Jakarta akhirnya menyetop laju buruknya di Liga 1. ‘Macan Kemayoran’ menuntaskan puasa kemenangan dengan mengalahkan Arema FC 2-0.

Persija menjamu Arema FC di Stadion Patriot Chandrabhaga, Jumat (2/6/2017) malam WIB dalam rangkaian enam laga tanpa kemenangan. Hasil-hasil itu sudah membuat pelatih Persija Stefano Cugurra Teco dalam tekanan untuk mundur.

Tapi kemudian Persija membuktikan mampu bangkit. Persija tampil dominan dan mengancam Arema sepanjang pertandingan.

Persija membuka keunggulan lewat Bruno da Silva Lopes di menit ke-23. Bola panjang dari belakang mulanya ditanduk Bambang ‘Bepe’ Pamungkas di depan kotak penalti dan jatuh di jangkauan Bruno. Bruno lantas menyambutnya dengan sepakan keras yang tak mampu dihentikan Kurnia Meiga.

Hanya berselang enam menit kemudian, Persija kembali membuat stadion bergemuruh. Dari skema yang serupa, kali ini Rohit Chand menyambar bola hasil sundulan Bepe dengan tendangan keras.

Persija terus menekan Arema FC sepanjang laga, menorehkan total tujuh percobaan dengan tiga yang mengarah ke gawang. Tapi tak berhasil menambah gol. Sementara tim tamu dicatat situs resmi Liga 1 tak mampu membukukan ancaman apapun selama 90 menit.

Hasil ini menjadi angin segar untuk Persija. Meski demikian mereka belum beranjak dari posisi 15 dengan kini mengoleksi nilai sembilan dari delapan pertandingan. Sedang Arema tertahan di posisi enam dengan 14 poin dari sembilan laga.

Di partai lainnya, hujan gol terjadi di Stadion Aji Imbut, Tenggarong kala Mitra Kukar menjamu PS TNI. Mitra Kukar unggul 5-3 setelah sempat tertinggal lebih dulu.

PS TNI sempat unggul lebih dulu lewat penalti Elio Martins di menit ke-20. Tuan rumah lantas merespons dengan dua gol Mohamed Sissoko di menit ke-35 dan 45.

Semenit babak kedua dimulai atau pada menit ke-46, Mitra Kukar langsung memberikan pukulan lewat gol Oh Inkyun diikuti gol Jorge Gotor di menit ke-49. PS TNI kemudian memperkecil ketertinggalan di menit ke-64 melalui gol kedua Martins.

Saat sedang butuh gol untuk mengejar ketertinggalan, PS TNI malah harus bermain dengan 10 orang usai penjaga gawang Dhika Bhayangkara dikartu merah. Karena jatah pergantian sudah habis, maka Martins pun bermain menjadi penjaga gawang.

Mitra Kukar kemudian mencetak gol tambahan di menit ke-81 lewat Anindito Wahyu. PS TNI juga masih sempat mendapatkan satu gol melalui Facundo Talin di menit ke-88. Tapi itu jadi gol terakhir di laga ini.

Dengan kemenangan ini Mitra Kukar naik ke posisi empat dengan nilai 15 dari sembilan laga, unggul selisih gol dari PS TNI di posisi lima.

(raw/raw)


NO COMMENTS