Tenggarong – Kalteng Putra bertekuk lutut tipis dari Mitra Kukar pada pertandingan keduanya di Piala Presiden 2018. Mereka merasa kurang beruntug lantaran gagal memaksimalkan peluang.

Kalteng Putra harus mengiyakan keunggulan Mitra Kukar 0-1 di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Senin (22/1/2018). Satu-satunya gol Mitra Kukar diciptakan oleh Hendra Adi Bayauw di babak pertama.

Pelatih Kalteng Putra, Kas Hartadi, menyebut timnya sudah bermain cukup baik dan mampu menandingi Mitra Kukar yang secara kualitas masih di atas mereka. Akan tetapi, ketidakberuntungan Kalteng Putra jadi pembeda nasib kedua tim.

“Kami kurang beruntung. Banyak peluang yang kami dapat, tapi kurang tenangnya para pemain sehingga gagal memanfaatkan peluang. Namun, hal ini wajar karena tim memang baru dibentuk empat hari,” kata Kas Hartadi.

Dari dua pertandingan di Piala Presiden 2018, Kalteng Putra meraih satu poin. Mereka sebelumnya bermain sebanding 1-1 dengan Barito Putera.

Kalteng Putra kini menempati posisi ketiga di klasemen Grup B dengan poin satu. Mereka ada di bawah Mitra Kukar (6) dan Barito Putera (4). Pada pertandingan terakhir di babak penyisihan grup, Kalteng Putra akan melawan Martapura FC pada Sabtu (27/1/2018).

“Kami yakin masih ada peluang buat kami lolos meski kecil dan pada pertandingan terakhir kami akan maksimalkan peluang itu,” tegas Kas Hartadi.

Sementara itu, pelatih Mitra Kukar, Rafael Berges Martin, mengiyakan bahwa laga melawan Kalteng Putra berjalan sulit. Kehilangan Danny Guthrie pada babak pertama membuat timnya sulit mengontrol penguasaan bola.

“Namun, secara bertahap anak-anak bisa menguasai permainan dan bisa menciptakan gol jelang turun minum,” kata Rafael.

Pelatih asal Spanyol itu menilai kondisi fisik para pemainnya belum bagus. Tapi, ia yakin hal ini sudah membaik ketika Liga 1 dimulai.

“Yang terdekat melawan Barito anak-anak bisa bermain bagus dan menguasai ball possession,” kata Rafael.

(mfi/rin)


NO COMMENTS