Kediri – Menjelang babak playoff Liga 2 2017, Persik Kediri melakukan pergantian pelatih. Bejo Sugiantoro digeser oleh Riono Asnan.

Bejo harus mengikuti pelatihan lisensi kepelatihan B-AFC selama satu bulan. Saat ini, mantan pemain Persebaya Surabaya itu masih berstatus C-AFC.

Padahal, Persik harus menjalani laga krusial. Tim berjuluk Macan Putih itu dalam misi mengamankan posisi di iga 2 dengan bertanding di Grup B babak play off Liga 2 2017 bersama PSIR Rembang, Yahukimo FC, dan PS Timah Bangka Belitung, mulai 11 Oktober di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.

“Ini yang saya takutkan, waktu kepelatihan lisensi B-AFC saya bersamaan dengan agenda playoff sehingga saya harus mengundurkan diri melatih Persik,” ucap Bejo usai menghadiri sesi terakhir latihan di Stadion Brawijaya, Selasa (3/10/2017).

Bejo sekaligus menepis isu ketidakharmonisan Persikmania dengan Bejo. sebelumnya disebut-sebut Bejo dicopot dari kursi pelatih setelah hasil buruk Persik sepanjang musim.

“Itu kan pandangan orang, saya terserah apa kata orang, yang jelas surat rekomendasi PSSI juga sudah diterima sekretariat Persik. Saya juga berat meninggalkan tim ini, karena saya merasa bertanggung jawab dengan Persik ini,” Bejo menegaskan.

Sementara itu, Anang Kurniawan, manajer Persik Kediri juga menyebut manajemen klub tak memiliki masalah dengan Bejo. Dia bilang pergantian pelatih semata-mata disebabkan agenda yang tak sinkron.

“Tidak ada dan tidak benar kalau Bejo dilepas atau diberhentikan, semuanya murni karena agenda Bejo yang bersamaan dengan playoff, apalagi saat ini Persik akan all out jadi, Persik tetap jalan dengan pelatih baru Riono Asnan,” tegas Anang.

Riono Asnan Siap hadapi Laga Sulit di Playoff

Bejo Sugiantoro tak lagi menjadi pelatih Persik Kediri Foto: Andhika Dwi/detikSport

Riono Asnan, pelatih yang pernah melatih kesebelasan Persebaya, Persijap dan mantan pemain nasional era 80 an ini melihat Persik Kediri merupakan pemain yang sudah siap tarung dengan skill yang mempuni, namun permasalahan mental yang menjadi masalah utama dan perlu diperhatikan lebih intensif.

“Persik ini kemampuannya sudah bagus, namun karena pemain muda, mentalnya perlu diperhatikan lebih, apalagi Liga 2 termasuk liga yang keras dan jelang playoff,” jelas Riono.

(fem/raw)


NO COMMENTS