Yangon – Timnas Indonesia U-19 mencukur Myanmar di laga perebutan tempat ketiga ajang Piala AFF U-18. Pelatih Garuda Muda, Indra Sjafri, mengungkapkan rahasianya.

Indonesia unggul 7-1 saat menjalani pertandingan di stadion Thuwunna, Minggu (17/9/2017) sore WIB. Dalam pertandingan itu ada tiga pemain Indonesia yang mencetak brace. Muhammad Rafli, Egy Maulana Vikri, dan Hanis Saghara merupakan ketiganya. Satu gol lainnya dicetak oleh Witan Sulaiman.

Dalam laga kali ini, Indonesia bermain lebih sabar. Gol tim Merah-Putih banyak dibukukan lewat serangan balik cepat.

“Saya bilang ke pemain agar jangan egois, makanya alhamdulillah kami unggul besar dan meraih urutan tiga,” kata Indra Sjafri dalam rilis yang diterima detikSport.

“Myanmar saya lihat kayak pertandingan pertama mainnya, tapi hari ini kami lebih dominan. Dengan hasil ini, kami membantah bahwa timnas U-19 kurang produktivitas gol. Buktinya kami tim paling subur,” kata pelatih asal Sumatera Barat itu.

Indonesia langsung fokus ke pertandingan kualifikasi Piala Asia 2018. Meski sudah otomatis lolos karena status tuan rumah, Indonesia yang tergabung di Grup F, harus menjalani laga melawan Brunei Darussalam, Timor Leste, tuan rumah Korea Selatan, dan Malaysia. Kualifikasi ini akan dimulai pada 31 Oktober mendatang.

“Usai ini kami fokus ke kualifikasi Piala Asia U19 akhir Oktober nanti di Korea,” kata Indra Sjafri lagi.

“Saya bahagia, hampir semua pemain kami mainkan di turnamen ini minus Rossy. Tidak ada perbedaan, kualitas hampir sama di tim kita. Ini penting karena kami menyiapkan generasi baru individu pemain,” dia menambahkan.

(cas/fem)

NO COMMENTS