Jakarta – Pelatih tim nasional Indonesia U-19 Indra Sjafri tak mau timnya sekadar “numpang lewat” dalam Turnamen Toulon di Prancis. Ia ingin timnya eksis.

Turnamen Toulon dijadwalkan mulai digelar pada 29 Mei hingga 10 Juni mendatang di Prancis. Pada ajang itu, Indonesia tergabung di grup C bersama Brasil U-20, Skotlandia U-21 dan Republik Ceko U-21.

Indonesia mengikuti turnamen tersebut sebagai persiapan dan pemanasan untuk tampil di Piala AFF U-19 pada bulan September dan Kualifikasi Piala AFC di bulan November.

“Target ya itu. Bagaimana tim ini siap untuk bisa eksis di Piala AFF dan AFC. Bahkan anak-anak happy sekali untuk bisa main dengan Brasil, Ceko, dan Skotlandia yang merupakan tim nasional negara masing-masing dan umurnya lebih tua,” ujar Indra di Lapangan Sutasoma Halim, Jakarta, Rabu (24/5/2017).

“Kami ingin lihat mereka bisa memecahkan penyelesaian tidak dengan melawan tim yang memang kelasnya bagus. Kami nanti akan main dengan cara kami sendiri. Kalau memang tidak bisa eksis dengan lawan itu, berarti kami harus memperbaiki diri. Tapi saya yakin main bolanya Brasil dengan cara main Indonesia sebetulnya sama. Cuma selama ini kita merasa tumbang. Saya sudah tekankan pada anak-anak kalau tumbang itu setelah 2×45 menit.

“Jadi begitu berangkat jangan digiring opini masyarakat kalau tumbang. Kami berangkat untuk unggul, siapapun lawannya,” katanya.

Meski menjalani turnamen tersebut di bulan puasa, Indra mengaku tak khawatir. Ia sudah memiliki solusinya.

“Kemarin sempat ada ustaz yang kasih ceramah bilang (puasa) bisa diganti. Tapi untuk ofisial semua wajib puasa yang muslim. Kalau pemain kalau hari ini main mereka tidak puasa. Setelah itu puasa. Nanti diganti,” katanya.

(ads/krs)


NO COMMENTS