Jakarta – Ketum PSSI Edy Rahmayadi menyebut ada dua faktor yang menggagalkan langkah Timnas Indonesia ke final SEA Games 2017. Apa saja?

Indonesia takluk 0-1 saat menghadapi Malaysia di Stadion Shah Alam, Sabtu (26/8/2017) malam. Satu-satunya gol diciptakan Thanabalan Nadarajah di menit ke-86. Kekalahan ini berarti Indonesia hanya akan memperebutkan medali perunggu dengan Myanmar pada Selasa (29/8) mendatang.

Terkait kakalahan itu, Edy mengatakan sebenarnya Evan Dimas dkk bisa melangkah ke final dan mendapat emas. Namun, ada beberapa faktor yang mempengaruhi timnya jelang semifinal membuat kenyataan di lapangan berbalik.

“Timnas kita ini lebih cenderung pada kelemahan non teknis. Pada waktu-waktu yang krusial dan penting ini, tiga pemain inti kami tidak bisa main. Dan itu bukan karena cedera atau hal-hal lain, melainkan hanya kesalahan teknis yang diakumulasi kartu kuning dan harusnya tidak terjadi. Sehingga pada saat pertandingan yang menentukan ini berpengaruh pada tim itu sendiri,” kata Edy kepada detikSport, Minggu (27/8/2017).

“Yang kedua, ya kami kurang beruntung. Dari segi permainan mereka tidak takluk. Tapi pada menit ke-85 anak-anak lengah, sudah leading bola, dan masuk ke gawang anak-anak. Itu yang terjadi,” sambungnya.

Lebih jauh Edy mengatakan jika sampai saat ini timnya terus berupaya untuk mengkondisikan timnas U-22 bisa bangkit.

“Di atas kertas kita memang emas tapi kenyataan begitu. Anak-anak saja sampai sekarang belum bisa ditenangkan karena sangat terpukul. Kami akan evaluasi dan mencari bagaimana membuat yang terbaik untuk bangsa ini,” tutupnya.

(mcy/mrp)


NO COMMENTS