Jakarta – Ada hal tak menyenangkan lainnya untuk Bhayangkara FC selain kekalahan dari FC Tokyo. Penjaga gawang mereka, Awan Setho, mengalami cedera di bagian leher.

Awan Setho berbenturan dengan pemain FC Tokyo, Diego Oliveira, pada menit ke-56 ketika sedang berusaha menyelamatkan bola. Insiden tersebut sempat membuat pertandingan terhenti selama kurang selama tujuh menit.

Mempertimbangkan benturan yang mengenai bagian vital, ambulans lantas dipanggil masuk ke lapangan. Awan pun kemudian dibawa ke rumah sakit dan posisinya digantikan oleh penjaga gawang kedua Bhayangkara FC, Fauzal Mubarak.

Benturan pada leher dan kepala memang menyimpan risiko besar. Publik sepakbola Indonesia tentu masih ingat betul dengan perihal yang menimpa penjaga gawang legendaris Persela Lamongan, Choirul Huda, yang meninggal usai mengalami benturan pada kepalanya.

Terkait insiden yang dialami Awan, pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy berharap pemainnya tersebut tak mengalami cedera yang serius. Dia juga memuji keberanian Awan dalam upayanya mengamankan gawang.

“Yang saya tahu dia mengalami benturan di leher, sepertinya dia ada sedikit masalah di lehernya. Semoga Awan baik-baik saja. Saya pikir itu adalah tindakan yang sangat berani dengan menyelamatkan bola dan mengorbankan dirinya beradu dengan kaki lawan,” ujar Simon.

“Awan memang tidak terlalu mencolok, tapi dia penjaga gawang yang luar biasa dia menjalankan tugasnya dengan baik. Dia penjaga gawang yang berani keluar mengambil bola. Semoga cederanya tidak serius,” kata Simon.

Kondisi Awan juga membuat pelatih FC Tokyo, Kenta Hasegawa prihatin. Dia berharap penjaga gawang timnas Indonesia itu segera pulih dan menyebut pemainnya sudah meminta maaf.

“Ya, Oliveira sangat prihatin dengan kondisi Awan dan dia sudah minta maaf langsung kepada pemain tersebut. Kalau ada tuntutan dari PSSI atau Bhayangkara bahwa dia harus meminta maaf kembali, saya akan sampaikan kepada dia nanti,” katanya.

Laga sendiri berakhir dengan kemenangan FC Tokyo. Tim divisi teratas Liga Jepang itu unggul 4-2 atas Bhayangkara FC.

Kabar terbaru dari PSSI mengungkapkan bahwa Awan telah melewati masa kritis. Saat ini tim dokter masih terus memantau kondisinya dan memperkirakan durasi periode pemulihannya.

[Gambas:Twitter]

(ads/raw)



NO COMMENTS