Bekasi – Arema FC gagal meraih poin di kandang Bhayangkara FC. Hasil itu jadi catatan buruk di awal kepemimpinan Joko Susilo.

Arema datang ke Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, dibawah nahkoda anyar, Joko Susilo. Pria yang akrab disapa Getuk itu memulai perjalanan perdanannya sebagai pelatih Arema di Liga 1 dengan hasil buruk. Singo Edan kekalahan 1-2 pada Jumat (4/8/2017) malam WIB.

Saat laga baru berjalan lima menit, gawang Kurnia Meiga sudah harus kebobolan lewat Dendy Sulistyawan. Gol balasan baru bisa dibuat Arema pada menit ke-27 lewat kaki Cristian Gonzales, yang memaksa skor 1-1 hingga turun minum.

Di babak kedua, Bhayangkara main lebih baik daripada Arema. Tim besutan Simon McMenemy berhasil mencetak gol kemenangan di menit ke-67 lewat kaki Ilham Udin Armaiyn.

“Ini jadi hasil yang kurang baik untuk saya di laga pertama. Saya mendapat kekalahan. Saya tidak menginstruksikan tim untuk main keras, saya minta mereka untuk semangat. Tapi, tim kami ada masalah saat main cepat dan pressing,” kata Joko dalam mengomentari permainan tim di konferensi pers usai laga.

Getuk merupakan pelatih yang ditunjuk menukangi Arema usai Aji Santoso mundur pada 31 Juli lalu. Dalam peralihan kursi kepelatihan, pria yang sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih itu merasa tim dalam reaksi yang bagus.

“Reaksi tim sebenarnya bagus dengan perubahan yang saya lakukan. Terbukti kami bisa cetak gol. Sistem yang kami bangun harus lebih bagus lagi. Secara teknik sudah saya berikan dan anak-anak sudah memberikan yang terbaik,” tegasnya.

(rin/rin)


NO COMMENTS