Malang – Arema FC memastikan bahwa Pablo Pino sudah tak mempunyai kendala untuk dimainkan. Marquee player tim asal Malang itu bisa bertanding melawan Bhayangkara FC.

“Tidak ada masalah, soal Pablo. Legalitasnya sudah bisa dipertanggung jawabkan. Meski ada beberapa dokumen yang menunggu penyelesaian saja,” ujar Juru Bicara Arema FC Sudarmadji kepada wartawan di Kantor Arema Jalan Kertanegara, Sabtu (22/4/2017).

Sudarmadji mengungkapkan bahwa Pino sudah mengantongi IMTA (Ijin Menggunakan Tenaga Kerja Asing) dari Kementerian terkait. Dokumen itu, sudah bisa menjadi pegangan bagi Arema maupun Pino untuk merumput di Liga 1.

“IMTA sudah, ada pengakuan dari ITC dan operator. Bagi kami cukup, makanya manajemen sangat mengharapkan Pino bisa bertanding, besok malam,” tegas Sudarmadji.

Manajemen bersyukur, besok malam, Pino dapat memperkuat lini depan Arema Apalagi, bomber andalan mereka, Cristian Gonzales, tengah absen karena sedang menunaikan ibadah umroh.

Legalitas pemain asal Kolombia ini dikoreksi oleh Badan Olah tubuh Profesional Indonesia (BOPI), lantaran Kartu Ijin Tinggal Terbatas (KITAS), Pino masih dalam proses, sehingga tidak diperbolehkan untuk bermain.

Pino adalah pemain kelahiran Cartagena de Indias 30 tahun lalu. Dia pernah berlabuh di AS Monaco (2007–2010) dan Galatasaray (2010-2013).
Arema FC mengumumkan telah merekrut marquee player asal Kolombia, Pino. Dia akan mengenakan nomor punggung 20.

Perekrutan Pino itu diumukan Arema lewat akun Twitter @AremafcOfficial, Senin (17/4/2017). Arema FC juga mengunggah foto Pino yang pernah memperkuat timnas Kolombia tiga kali itu saat mengenakan jersey biru.

“Pino resmi kontrak dengan Arema FC dan akan menggunakan nomor punggung 20. Nomor yang sangat ia sukai.” Begitulah kalimat yang mengikuti foto tersebut.

(cas/cas)


NO COMMENTS