Tenggarong – Arema FC sukses membawa pulang tiga poin dalam lawatannya ke Mitra Kukar. ‘Singo Edan’ yang dipuji tampil fokus unggul telak 3-0.

Dalam laga tandang ke Stadion Aji Imbut, Rabu (20/9/2017) malam WIB, Arema tampil efisien. Dalam statistik yang dicatat situs resmi kompetisi, tim tamu melepaskan tujuh tembakan dengan lima di antaranya mengarah ke gawang. Sementara tuan rumah punya 12 percobaan tapi hanya empat yang tepat target.

Arema membuka keunggulan di menit ke-17. Dari situasi tendangan bebas yang berujung kemelut di kotak penalti Mitra Kukar, Ahmad Alfarizi menyepak bola liar ke dalam gawang.

Tertinggal, Mitra Kukar mencoba menguasai permainan dan menekan tim tamu. Namun upaya tuan rumah selalu mampu diredam. Arema malah sempat nyaris menambah gol kala tembakan Ahmad Bustomi menghantam tiang gawang.

Mitra Kukar memulai babak kedua dengan langsung menekan, tapi justru mendapatkan pukulan telak. Arema mencetak dua gol dalam jangka waktu berdekatan.

Di menit ke-56, sepakan Hendro Siswanto melesat ke dalam gawang tanpa mampu dibendung penjaga gawang. Berselang tiga menit kemudian, Ahmet Atayew menambah keunggulan menjadi 3-0.

Mitra Kukar mencoba memperkecil ketertinggalan di sisa waktu, namun tak berhasil mendapatkan gol. Laga pun berakhir dengan kemenangan Arema.

Atas kemenangan ini, pelatih Arema Joko Susilo memuji penampilan fokus anak-anak asuhnya sehingga bisa mengeksekusi rencana permainan dengan baik.

“Anak anak bermain baik dan fokus, sehingga kemenangan hari ini sangat pantas didapat. Cristian Gonzales CS sudah berkerja cukup keras untuk menjalankan strategi yang dirancang saat latihan maupun saat meeting ,” kata Joko.

“Kita bersyukur bisa memanfaatkan peluang yang kami dapat menjadi gol. Para pemain Arema bermain sangat fokus dan bermain lebih dari 100 persen.”

“Kunci sukses malam ini adalah kerja keras dan disiplin, tim kami kompak untuk memenangkan pertandingan. Saya juga menghargai perjuangan para pemain Mitra Kukar, tim ini tim bagus namun memang hanya kurang fokus aja sehingga sering salah dalam melakukan organisasi tim,” imbuhnya.

Untuk Mitra Kukar, ini jadi kekalahan ketiga secara berturut-turut. Kedatangan pelatih anyar Yudi Suryata masih belum mampu mengubah hasil tim.

Soal ini, Yudi menyebut bahwa dirinya belum benar-benar mendapatkan kesempatan memoles tim dengan program yang ia bawa. Agenda padat membuat belum ada waktu untuk melatih strategi baru.

“Saya hingga saat ini hanya terus melanjutkan program dan staregi pelatih yang sudah sering dimainkan. Sementara untuk mempelajari pola baru yang saya bawa, hingga saat ini tim ini belum pernah berlatih,” kata Yudi.

“Tim ini belum sempat berlatih sejak saya datang. Semoga pada pertandingan keempat ada perbaikan. Segi permainan sudah baik, namun memang perbaikan kualitas mental pemain akan terus ditingkatkan. Semangat, dan fokus tim juga menjadi satu hal yang harus diperbaiki dengan segera,” kata Yudi.

Dengan hasil ini, Arema sementara menempati posisi tujuh dengan nilai 40 dari 25 laga. Sementara Mitra Kukar ada di urutan sembilan dengan 34 angka.

(raw/rin)


NO COMMENTS