Madrid – Sergio Ramos dan Gerard Pique kerap terlibat perang komentar secara terbuka. Meski demikian, Ramos menegaskan bahwa tak ada kebencian di antara mereka.

Ramos dan Pique tak jarang jadi simbol rivalitas antara Real Madrid dan Barca. Tensi di antara keduanya kerap naik seiring dengan berjalannya musim.

Terakhir, Ramos menanggapi sindiran Pique soal keputusan wasit serta penalti yang didapat Madrid di laga melawan Villarreal. Pique melontarkan sindirannya lewat akun Twitter-nya dan dibalas secara terbuka oleh Ramos lewat media.

Meski berseberangan di level klub, bagaimanapun Ramos dan Pique harus bekerja sama di level timnas. Yang terdekat, keduanya akan menjalani dua laga internasional bersama timnas Spanyol melawan Israel (24/3) dan Prancis (28/3).

Ramos tak menampik kalau dia dan Pique sering berselisih. Tapi saat di timnas, bek berusia 30 tahun itu menegaskan bahwa tidak ada permusuhan antara dirinya dengan Pique.

“Pertandingan selesai dan Anda berjabat tangan. Begitulah caranya antara Real Madrid dan Barca dan itu tidak akan berubah. Sekarang, saya akan memeluknya,” ujar Ramos seperti dikutip AS.

“Kami sudah terbiasa perang komentar, tapi tanpa kebencian dan selalu sehat…dan itu jadi sesuatu untuk Anda jual. Kuncinya adalah persatuan tim dan itu tidak boleh hilang,” imbuhnya.

(nds/mfi)


NO COMMENTS