Jakarta – Euforia besar dirasakan The Catalans usai unggul besar atas PSG. Tapi hanya tiga hari berselang Barca menelan kekalahan pahit atas tim papan bawah, Deportivo La Coruna.

The Catalans menjalani salah satu laga terbaiknya saat menjungkalkan PSG 6-1. Kemenangan itu membuat Barca membalikkan keadaan usai bertekuk lutut 0-4 di leg pertama. Laga itu juga disebut-sebut sebagai yang paling dramatis terkait tiga gol Barca yang datang di tujuh menit terakhir pertandingan.

Perayaan besar dilakukan pemain dan suporter The Catalans setelahnya. Luis Enrique bahkan mengungkapkan lagi ambisinya untuk meraih treble sebelum dia pergi di akhir musim nanti.

Namun hanya tiga hari setelah kemenangan fantastis yang membawa dalam euforia besar, The Catalans dipaksa kembali menjejakkan kaki di bumi. Melawat ke Deportivo La Coruna, klub yang tengah berusaha menjauhi degradasi, The Catalans bertekuk lutut 1-2.

“Kami membiarkan mereka memainkan permainan mereka terlalu lama di babak pertama dan seperti inilah sepakbola, saat Anda memberi keuntungan pada lawan maka mereka akan menghukum Anda,” ucap pencetak satu-satunya gol The Catalans dalam laga itu, Luis Suarez.

“Hasil laga dengan PSG bukanlah penyebab kami bertekuk lutut hari ini, kami punya cukup waktu untuk memulihkan kondisi. Deportivo berusaha menjauhi degradasi dan kami tahu kondisinya akan sulit di sini tapi kami tidak akan berhenti berusaha di La Liga,” lanjut Suarez dikutip dari Reuters.

Kekalahan atas Depor jadi pukulan besar untuk The Catalans terkait persaingan di La Liga Primera. Skuat besutan Luis Enrique mengumpulkan 60 poin dari 27 pertandingan, sementara Real Madrid punya 59 poin namun baru bermain 25 kali.

(din/nds)


NO COMMENTS