Jakarta – Thibaut Courtois memuji Diego Costa yang mampu meredam emosi saat The Blues menghadapi Stoke City. Padahal, Costa mendapatkan banyak gangguan selama pertandingan.

The Blues menuai kemenangan tipis 2-1 atas Stoke di Britannia Stadium, Minggu (19/3/2017) malam WIB. Dalam laga itu, The Blues dibuat kesulitan untuk memastikan kemenangan. The Blues baru bisa unggul pada menit terakhir lewat gol Gary Cahill.

Dalam laga itu, Stoke tak hanya mengandalkan sistem yang sudah direncanakan. Mereka juga memanfaatkan kelemahan bomber The Blues, Costa, yang emosinya gampang meletup.

Para pemain belakang Stoke, Ryan Shawcross, Phil Bardsley, dan Bruno Martins Indi, mencoba mengganggu Costa sepanjang pertandingan. Sampai-sampai Costa kesulitan membuat peluang.

Bahkan, Costa mendapat satu kartu kuning setelah memberikan reaksi yang berlebihan saat berduel dengan Indi pada menit ke-17.

Penjaga gawang The Blues, Courtois, membenarkan Costa memang bertindak berlebihan dalam menghadapi situasi itu. Hanya saja secara keseluruhan, Costa sudah mampu lebih tenang.

“Mereka bermain fisik dan sulit untuk menemukan permainan yang biasa kami tampilkan. Mereka berupaya untuk mengeluarkan pemain kami dengan cara memprovokasi. Mereka tahu kalau Diego tak menyukainya dan bisa berpotensi untuk menanggapi dengan berkelahi dengan mereka,” kata Courtois seperti dikutip Metro.

“Mungkin mereka melakukan itu agar Costa mendapatkan kartu merah atau yang seperti itu. Dalam beberapa kejadian, mungkin Diego memang bereaksi secara berlebihan. Namun, saya kira mereka memang sering menekan dia. Setelah empat atau lima kali gangguan ada peluang 50:50 untuk wasit meniup peluit atau tidak. Dia pun marah dan mendapat kartu kuning.

“Sangat penting untuk menjaga ketenangan. Dia sudah menunjukkan perkembangan soal itu (menjaga ketenangan) pada musim ini. Dia terus tenang meski diganggu. Itu bagus untuk kami. Diego adalah seorang pemain dengan energi yang berlebih serta bersedia untuk selalu mengejar semua bola,” ungkap dia.

(fem/raw)


NO COMMENTS